Polemik Penutupan Diskotik Alim Monalisa, Warga Bateng Pro dan Kontra

Polemik Penutupan Diskotik Alim Monalisa, Warga Bateng Pro dan Kontra

SHARE

PANGKALPINANG, NEWSBISNIS.COM – Dengan adanya tuduhan meresahkan masyarakat, Machrizal.SH, Ferdi Hermawan SH dan Gakkan Isaldi SH selaku advokat/konsultan hukum Kafe Alim yang beralamat di Jalan RE Martadinata No 59 RT 05 RW 01 Kelurahan Opas Indah Kecamatan Taman Sari Provinsi Babel datangi kantor Redaksi Radarbangka.Com.

Gallan Isaldi SH bersama Amen selaku pengelola Event Pub mendatangi kantor redaksi Radar Bangka, Rabu (09/8/2017)malam saat itu diterima oleh wartawan RB bernama Doni dan Pemimpin Redaksi (Pemred) Radarbangka.com.

Gallan Isaldi.SH selaku Penasehat Hukum Event Pub membantah adanya tuduhan meresahkan masyarakat oleh redaksi Radarbangka.com.

“Tuduhan meresahkan masyarakat itu semua tidak benar atau fitnah, masyarakat disini malahan biasa-biasa aja dengan hadirnya tempat kaffe alim di wilayah ini,” sebutnya, Jumat(11/08/2017) malam.

Malahan, kata Gallan, pihak manajemen banyak memperkerjakan janda-janda yang ingin mencari sesuap nasi dan alhamdulillah mereka bisa menghidupi keluarga. “Banyak janda-janda yang berkerja di kafe alim,” ungkap Gallan

Di tempat berbeda newsbisnis.com bertanya kepada warga bernama Tri Agus (38) sehari-hari bekerja sebagai penjaga toko yang berlokasi di Batu Belubang, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menjelaskan masyarakat tidak merasa diresahkan.

“Nah.. yang di katakan meresahkan masyarakat itu tidak benar, malahan masyarakat tidak keberatan menerima hadirnya keberadaan kaffe alim di wilayah Kabupaten Bangka Tengah, “jelasnya.

Di tambahkan warga bernama Rino (42) yang sehari-hari berkerja sebagai penjaga warung makan itu mengatakan, mereka tidak keberatan hadirnya kaffe alim di wilayah ini. “Malahan tempat kaffe alim sudah membantu ekonomi warga sekitar,” ujarnya.

Sebab, tempat kaffe itu sudah jelas berpotensi menjadi tempat wisata. Kalau kaffe alim dibuka kembali akan terwujud keuntungan besar untuk pariwisata Bangka Tengah,” jelas Rino. Jumat (11/8/2017)Sore

Ditambahkan  lagi, warga daerah mana yang menolak keberadaan kaffe alim, malahan warga daerah ini menerima keberadaan kaffe alim.

“Kami sebagai warga mendukung keberadaan kaffe alim di wilayah Kabupaten Bangka Tengah,” tegas Rino.

Namun hal itu dibantah oleh sejumlah warga Bateng, Deki Kurniawan dan Budi Randa Hutagalung, mereka mengatakan sangat mendukung penutupan diskotik tersebut.

“Saya ini warga Bangka Tengah tapi mendukung penutupan,” ujarnya. (Tim NewsBisnis).

2 COMMENTS

  1. I will immediately grab your rss as I can’t find your email subscription link or e-newsletter service. Do you have any? Please let me know in order that I could subscribe. Thanks.

LEAVE A REPLY