Ambisi Palangka Raya Jadi Basis Data Center

Ambisi Palangka Raya Jadi Basis Data Center

SHARE

Jakarta, Newsbisnis.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. mengklaim pemasangan infrastruktur jaringan serat optik di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, telah mencapai 100% dari total kebutuhan pelanggan.

Hal itu diumumkan bersamaan peresmian Palangka Raya sebagai Telkom Modern City. Telkom sekaligus mematikan empat Sentral Telepon Otomatis (STO) di wilayah tersebut.

Peluncuran Telkom Modern City Palangka Raya mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah karena sejalan dengan program peningkatan konektivitas antarkabupaten/kota di Kalimantan Tengah melalui jaringan komunikasi.

Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengungkapkan Palangka Raya kini bisa bersaing dengan kota lain termasuk dengan kota di Pulau Jawa.

“Diharapkan, dengan coverage broadband di wilayah itu akan memudahkan realisasi roadmap TIK dan menjadikan Kalimantan Tengah sebagai basis data center di Kalimantan,” ujarnya seperti yang dilansir Bisnis.com Minggu(20/08/17).

Direktur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin menyampaikan pihaknya telah menyelesaikan pemasangan jaringan 100% serat optik selama sekitar satu tahun untuk mendukung modernisasi digital dan meningkatkan layanan terhadap 12.156 pelanggan di Palangka Raya.

Layanan berbasis serat optik mampu menghadirkan performa ke tahapan Internet of Things (IOT) sepertihome security, office security, transportation system, hingga government system yang mendukung penerapan smart city.

Hingga pertengahan 2017, dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, Telkom telah menghubungkan 12 kabupaten/kota dengan jaringan backbone serat optik. Sedangkan 2 kabupaten lainnya yaitu Kuala Kurun dan Sukamara saat ini sedang dalam proses penyelesaian pembangunan jaringan.

Sistem telekomunikasi berbasis serat optik di Palangka Raya dinilai akan mendorong produktivitas usaha kecil menengah, dan industri lain. Pada akhirnya diharapkan ekonomi wilayah tersebut meningkat drastis.

Loading...

Comments are closed.