Tak Ambil Langkah Antisipasi Jelang Pilkada, Kapolri akan Copot Kapolda dan Kapolres

Tak Ambil Langkah Antisipasi Jelang Pilkada, Kapolri akan Copot Kapolda dan Kapolres

SHARE

SEMERANG, NEWSBISNIS.COM – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, mendesak jajaran pimpinan kepolisian wilayah mengambil langkah antisipasi potensi kerawanan jelang Pilkada. Tito mengancam akan mengevaluasi, bahkan mencopot, kepala satuan kepolisian wilayah seperti Kapolda dan Kapolres yang tidak melaksanakan arahan yang telah diberikan.

“(Kapolda dan kapolres) yang melaksanakan baik akan dipertahankan, bila perlu promosi. Kalau yang tidak melaksanakan langkah-langkah yang sudah saya arahkan sampai dengan Desember, akan saya ganti. Saya akan cari pimpinan yang lebih baik,” kata Tito kepada wartawan di sela-sela acara Apel Kasatwil 2017 di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, Senin (9/10) kemarin.

Menurutnya, kontestasi di panggung Pilkada Serentak 2018 tidak boleh sampai mengganggu stabilitas politik dan keamanan nasional. Hal serupa dimintakan Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan dalam acara Apel Kasatwil 2017.

Ada 171 wilayah yang bakal melaksanakan Pilkada serentak pada 2018 mendatang. Dari 171 daerah tersebut terdiri atas 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten.

Dari wilayah tersebut, Tito mengatakan sejumlah wilayah yang diduga rawan antara lain Jawa Barat, Papua, dan Kalimantan Barat. Jenderal bintang empat itu menuturkan, salah satu potensi kerawanan di tiga wilayah tersebut ialah terkait isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

“Masalah pilkada, situasinya biasa, natural. Tensi dari dingin biasanya menghangat, tapi upayakan jangan sampai memanas, itu bahasanya beliau (Jokowi). Artinya, biasa hangat dalam rangka kompetisi (atau) kontestasi politik, tapi jangan sampai terjadi gangguan keamanan masyarakat, itu keinginan beliau (Jokowi),” ujar jenderal bintang empat kelahiran Palembang Sumatera Selatan ini.

Salah satu langkah mengantisipasi gangguan keamanan di masing-masing wilayah jelang Pilkada 2018, Tito memerintahkan anak buahnya melakukan pendekatan dengan seluruh pemangku kepentingan. Selain itu, Tito menyampaikan, seluruh kepala satuan kepolisian wilayah juga dapat meningkatkan kualitas hubungan dengan TNI di wilayah masing-masing.

“Presiden tadi kasih garis bawah: Hubungan Polri dan TNI mutlak harus baik di semua jajaran, karena Polri dan TNI (adalah) dua pilar utama negara ini. Kalau tegak dan solid maka NKRI akan kuat,” ujar Tito.

Polri menyelenggarakan Apel Kasatwil 2017 di Akademi Kepolisian, Semarang pada 9 hingga 11 Oktober. Tito mengatakan sengaja menggelar apel di akademi tersebut demi menjadi ajang nostalgia yang menyegarkan kembali ingatan para kasatwil saat dididik jadi anggota Korps Bhayangkara.

Apel Kasatwil 2017 dihadiri sebanyak 546 kasatwil yang terdiri dari 33 kasatwil tingkat daerah (kapolda), 33 kepala biro operasional, dan 461 kasatwil tingkat resor (kapolres).

5 COMMENTS

  1. Definitely believe that which you stated. Your favorite reason appeared to be on the web the simplest thing to be aware of. I say to you, I definitely get irked while people think about worries that they just don’t know about. You managed to hit the nail upon the top and defined out the whole thing without having side effect , people could take a signal. Will probably be back to get more. Thanks

LEAVE A REPLY