Perubahan Struktur Gaji PNS Bikin Keuangan Negara Membengkak?

Perubahan Struktur Gaji PNS Bikin Keuangan Negara Membengkak?

SHARE

JAKARTA, NEWSBISNIS.COM – Pemerintah akan merubah struktur gaji Pengawai Negeri Sipil (PNS). Selama ini gaji PNS memang terkesan kecil, namun nyatanya pendapatan yang dibawa pulang (take home pay) sangat besar karena besarnya tunjangan yang diterima.

Anggota Komisi II DPR RI Achmad Baidowi mengatakan, perubahan strutkur gaji merupakan sebuah gagasan yang baik. Hal diharapkan membuat pendapatan yang dibawa pulang oleh para PNS menjadi lebih terbuka.

“Ya memang itu salah satu pemikiran yang bagus, karena selama ini terkesan ditanya gaji ya kecil, tapi orang lain tidak tahu kalau tunjangannya ternyata besar, seperti terkesan ada yang ditutup-tutupi. Gaji misalnya dia dapat Rp 3 juta, tetapi penghasilannya bisa lebih dari Rp 10 juta. Karena kan tunjangannya banyak,” ujar dia saat berbincang Liputan6.com di Jakarta, Senin (8/1/2018).

Namun dengan adanya perubahan struktur, yang artinya nominal gaji lebih besar dari pada tunjangannya, maka akan berimbas pada keuangan negara. Sebab, semakin besar gaji yang diterima PNS, maka semakin besaran pula dana pensiun PNS yang harus ditanggung negara nantinya. Karena besaran dana pensiun masing-masing PNS bergantung pada gajinya.

“Dilihat dari struktur keuangan negara saja. Kalau memungkinkan untuk itu bagus saya kira. Tapi apakah keuangan negara mumpuni untuk itu, harus dikaji bersama. Itu kan ada kenaikan di satu sisi, ada penurunan di sisi lain. Tetapi apakah secara akumulatif lebih besar yang mana, perlu dikaji lebih dalam. ‎Ketika diubah kan sama, cuma konsekuensinya nanti ke dana pensiun akan membengkak,” jelas dia.

Selain itu, perubahan struktur gaji juga harus diiringi dengan perbaikan kinerja para abdi negara tersebut. Jika tidak, perubahan ini tidak memberikan dampak ke masyarakat melalui pelayanan.

“Tapi yang jelas kalau sudah ada restrukturisasi gaji seperti itu kinerja PNS harus sudah maksimal dan profesionalisme kerja harus ditingkatkan,” tandas dia.

Loading...

Comments are closed.