Qatar Dituduh Dukung Hamas dan ‘Akrab’ dengan Israel

Qatar Dituduh Dukung Hamas dan ‘Akrab’ dengan Israel

SHARE

SAUDI, NEWSBISNIS.COM – Menteri Luar Negeri Uni Emirate Arab (UEA) Anwar Gargash mengecam dualitas politik Qatar melalui Twitternya. Menurutnya sikap tersebut tidaklah bagus.

“Kami telah terbiasa dengan dualitas politik Qatar, mereka menjadi tuan rumah Al Qaeda,  mendukung Hamas, juga menciptakan hubungan hangat dengan Israel,” kata Gargash di Twitter seperti dilansir Al Arabiya, Jumat, (12/1).

“Mereka juga berkomunikasi dengan Arab Saudi. Padahal mereka bersekongkol melawan Raja Abdullah,” ujar Gargash.

Gargash mengatakan, krisis Qatar tidak akan membaik jika mereka tidak mengubah dukungannya terhadap ekstremisme, terorisme, dan persekongkolan melawan negara-negara tetangganya di kawasan tersebut. Penolakan dukungan Qatar terhadap ekstremisme hanyalah taktik citra di media.

Sebelum 1995, Qatar adalah negara tetangga yang hebat. Namun setelah tahun itu, ketika Sheikh Hamad al Thani Qatar menggulingkan ayahnya dan menjadi pemimpin negara tersebut, itu menjadi sebuah permulaan dari kebobrokan mereka.

“Sudah jelas bahwa pimpinan Qatar bingung dan tidak mau memperbaiki inti masalahnya. Solusinya adalah mereka mengubah cara mereka yang negatif dan mengisolasi Qatar itu sendiri,” katanya.

Empat negara yang memutuskan hubungan dengan Qatar yakni Mesir, Bahrain, UEA, dan Arab Saudi menyatakan tuntutan di mana perundingan damai dapat dilakukan. Namun Qatar tidak mau mematuhi sebab tuntutan mereka tak masuk akal.

LEAVE A REPLY