Donald Trump : El Salvador, Kaiti dan Benua Afrika Negara-Negara Kumuh

Donald Trump : El Salvador, Kaiti dan Benua Afrika Negara-Negara Kumuh

SHARE
Republican presidential candidate Donald Trump gestures and declares "You're fired!" at a rally in Manchester, New Hampshire, June 17, 2015. REUTERS/Dominick Reuter TPX IMAGES OF THE DAY FOR BEST QUALITY IMAGE ALSO SEE: GF10000188014 - RTX1GZCO

MINA, NEWSBISNIS.COM – Komentar rasis Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut El Salvador, Haiti dan Benua Afrika dengan istilah “negara-negara kumuh,” memicu kemarahan internasional.

Organisasi internasional termasuk PBB dan Uni Afrika, politisi serta orang Afrika biasa dan Karibia dibuat marah atas pernyataan itu.

“Mengapa kita memiliki semua orang dari negara-negara kumuh di sini?” tanya Trump pada sebuah pertemuan dengan Anggota Kongres, menurut beberapa laporan pada hari Kamis (11/1) yang mengutip orang-orang yang mengetahui percakapan tersebut.

Trump menyarankan agar Amerika Serikat lebih memfokuskan kebijakan penerimaan imigrannya kepada negara-negara seperti Norwegia.

Partai ANC yang berkuasa di Afrika Selatan mengatakan bahwa komentar Trump “sangat menyinggung.”

“Trump telah menunjukkan tampilan rasisme yang terus-menerus kepada Afrika (dan orang-orang dari negara-negara miskin),” kata pengamat Afrika yang tinggal di Maroko, Adame Gaye.

Bill Schneider, pengamat politik Washington mengatakan kepada Al Jazeera bahwa istilah Trump adalah rasis.

“Orang-orang Norwegia berwarna putih, mereka orang Eropa utara. Dia (Trump) merujuk sebelumnya, dalam komentarnya yang vulgar, kepada (orang-orang dari) keturunan Afrika,” katanya. (T/RI-1/RS2)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY