KLB Gizi Buruk dan Campak, 1,2 Ton Obat-obatan Sudah Terdistribusi di Asmat

KLB Gizi Buruk dan Campak, 1,2 Ton Obat-obatan Sudah Terdistribusi di Asmat

SHARE

JAKARTA, NEWSBISNIS.COM – 1,2 ton secara keseluruhan sudah masuk ke Kabupaten Asmat, Papua, untuk mengendalikan kejadian luar biasa (KLB) gizi buruk dan campak yang oleh berbagai pihak. Hal ini terungkap dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (18/01/18).

Kementerian Kesehatan telah mengirimkan 142.2 kilogram obat yang dilakukan bersamaan dengan keberangkatan 39 tenaga kesehatan untuk menanggulangi KLB. Obat tersebut akan didistribusikan ke Distrik Sawa Erma, Kolof Brasa, dan Pulau Tiga menggunakan kapal cepat.

Amoksisilin, salep antibakteri, parasetamol, infus, vitamin, dan obat-obat lainnya yang dikemas dalam bentuk tablet, kapsul, botol, dan dus merupakan jenis obat yang dikirim ke daerah tersebut.

Dalam rapat koordinasi KLB gizi buruk dan campak di Asmat yang dihadiri oleh tim dari Kementerian Kesehatan, Kapolda Papua, Kementerian Sosial, Bupati Asmat, Komandan Resor Militer, perwakilan Kantor Staf Kepresidenan, keuskupan, dan ketua adat sudah ada sebanyak 1,2 ton obat yang terdistribusikan

Dengan adanya persediaan stok obat saat ini diharapkan dapat mengatasi KLB gizi buruk dan campak di Asmat. Selain Kementerian Kesehatan, TNI juga ikut membantu dalam memenuhi stok obat sesuai kebutuhan, dengan prioritas vaksin campak dan difteri serta alat kesehatan lainnya.

Namun demikian kondisi gentar dan faktor ekonomi diharapkan tidak menjadi penting dalam upaya pengendalian masalah kesehatan di Asmat. Sebelumnya juga telah dikirimkan 3 ton tambahan makanan ke Asmat dari Kementerian Kesehatan pada Selasa (16/1) dan 10 koli obat campuran dari TNI pada Sabtu (13/1) menggunakan pesawat Hercules TNI AU dari Bandara Halim Perdana Kusuma.

Sumber Foto: PressReader.com

LEAVE A REPLY