Lelaki Tangguh di Tengah Ombak

Lelaki Tangguh di Tengah Ombak

SHARE

PADANGPANJANG, NEWSBISNIS.COM – Padangpanjang merupakan kota dingin yang berada di Provinsi Sumatera Barat. Apabila anda ke Padangpanjang, dan memanjakan lidah di PASAR KULINER Padangpanjang yang berada di pusat kota itu. Pasar Kuliner mulai dibuka pada pukul 16:00 Wib sampai dengan pukul 4:00 Wib subuh. Setiap orang yang berada di Pasar Kuliner pasti akan bersua dengan lelaki ini, kita sebut saja namanya AIMAN (bukan nama sebenarnya).

image

Lelaki yang dengan mikrofon tergantung dibibirnya, tali penggantung diikat ke topi. Sedangkan sound system warles tergantung pula dibelakang yang sengaja dibuatnya seperti rangsel. Ada pula gendang yang ditabuhnya sengaja digantung dipinggang. Lelaki ini hilir mudik sepanjang Pasar Kuliner dengan tingkah gendang yang khas sambil menyanyikan nyanyian Minang. Setiap aku bertemu dengannya selalu saja terdengar syair lepas dari suaranya menyanyikan lagu kampuang nan jauh dimato dan beberapa lagu Minang lainnya.

image

Lelaki ini sangat tangguh. Menilik raut wajahnya, ada duka yang mendalam disembunyikannya melalui senyuman. Ia mengamen tak henti, setiap yang menyerahkan rupiah berapapun jumlahnya selalu saja dibalas dengan senyuman sambil ia tetap menembangkan lagu-lagu lawas Minangkabau yang menarik itu. Akupun sempat terpesona dengan kegigihan lelaki ini dalam bertahan untuk hidup dan kehidupan. Setiap manusia sudah memiliki jalan hidup yang harus dijalani. Setiap kali aku bertemu dengan lelaki ini selalu saja aku ingat puisiku yang berjudul NURANI terkumpul dalam antologi puisiku berjudul: Negeri di Atas Kabut.
acap
kali lupai sejarah. Melipat
nurani dalam lembaran
rupiah. Mengeruk kekayaan
ketika sebagian yang lain terkurung derita.

acap
kali lupai sejarah. Oportunis
berpesta atas kemelaratan rakyat
yang rubuh dipersimpangan.

(Kita terlalu sering melukai nurani)
-Padang, 2009-

Demikianlah sepenggal kisah lelaki tangguh yang berjuang di tengah kabut. Ia tak pernah menyerah walau dalam kondisi apapun. Selayaknya kita memang dapat belajar pada alam. Ah! (***)

image

Loading...