Iseng Minta Erdogan Sahur Bareng, Jawaban Presiden Turki bikin Heboh

Iseng Minta Erdogan Sahur Bareng, Jawaban Presiden Turki bikin Heboh

SHARE

ANKARA, NewsBisnis.com – Para mahasiswa dari Universitas Ankara, Turki, khususnya yang tinggal di asrama Hüseyin Gazi, heboh, pada malam bulan Ramadan 1 Juni 2018 lalu.

Bagaimana tidak, saat mereka bersantap sahur, mereka kedatangan tamu dadakan dari seorang tokoh yang istimewa.

Orang paling berkuasa di Turki saat ini, yakni Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, datang ke asrama mereka, untuk bersantap sahur.

Dikutip dari media Pakistan, The News, kedatangan Erdogan ini tak lepas dari tweet iseng dari seorang mahasiswa bernama Gungor Atak.

Gungor, menulis kicauan dalam bahasa Turki, dan me-mention Presiden Erdogan.

“Presiden yang terhormat, bolehkah anda menjadi tetamu kami di asrama Hüseyin Gazi dan sahur bersama?”

Gungor tentu tak mengira, Erdogan benar-benar membalas kicauan itu.

“Saya akan datang jika teh anda siap,” tulis Erdogan, memberi jawaban.

Yang membuat para penghuni asrama lebih terkejut, Erdogan ternyata benar-benar datang ke asrama itu untuk bersantap sahur, hanya beberapa saat setelah ia membalas tweet tersebut.

Erdogan bahkan menyiarkan videonya, saat berkunjung ke asrama untuk bersantap sahur.

Tanpa segan, ia ikut makan lauk sahur yang biasa diterima para mahasiswa.

Dalam video, terlihat juga ekspresi terkejut dari para mahasiswa.

Mereka juga nampak antusias untuk mengajak ngobrol Erdogan, di meja makan.

Salat Jumat

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dikenal sebagai sosok yang identik dengan usahanya mendekatkan diri ke lapisan masyarakat bawah.

Satu videonya yang viral, adalah ketika Erdogan, dengan iring-iringan pengawal, datang ke masjid untuk salat Jumat.

Tapi ketika Erdogan datang, masjid sudah dalam kondisi penuh jamaah.

Karena itu, ia menolak untuk duduk di shaf depan, sebagaimana biasanya yang dilakukan presiden atau pejabat lain.

Ia memilih untuk duduk dan salat di teras masjid.

Erdogan sendiri memang dikenal suka menyapa rakyatnya saat salat Jumat.

Tiap salat Jumat, Ia dikenal sering membeli dagangan penjual kaki lima di luar masjid, lalu membagi-bagikannya ke para jamaah.

Musuh Besar Israel

Recep Tayyip Erdoğan (61) adalah seorang politikus Turki.

Ia menjabat Perdana Menteri Turki sejak 14 Maret 2003 sampai 28 Agustus 2014.

Ia juga seorang pimpinan Adalet ve Kalkınma Partisi (AKP, atau Partai Keadilan dan Pembangunan). Pada tahun 2010, Erdogan masuk dalam deretan muslim paling berpengaruh di dunia.

Erdogan sempat menjadi Walikota Istanbul dalam pemilu lokal pada 27 Maret 1994.

Dia dipenjara pada 12 Desember 1997 karena puisinya yang bermasalah.

Setelah empat bulan di penjara, Erdogan mendirikan Partai Keadilan dan Pembangunan (Partai AK) pada tanggal 14 Agustus 2001.

Dari tahun pertama, Partai AK menjadi gerakan politik terbesar yang didukung publik di Turki.

Pada pemilihan umum tahun 2002, Partai AK memenangkan dua pertiga kursi di parlemen, membentuk pemerintahan partai tunggal setelah 11 tahun.

Erdoğan terpilih menjadi Presiden Turki ke 12 hasil pemilihan presiden Turki yang digelar pada 10 Agustus 2014.

Erdoğan memenangi pemilihan presiden dengan perolehan 52 persen mengalahkan dua pesaingnya.

Pada 28 Agustus, Erdoğan resmi dilantik menjadi Presiden Turki ke-12. Ia dilantik di kantor kepresidenan di Ankara.

Pelantikannya akan mengantarkan pada era baru di Turki karena dia diperkirakan akan mendesak dibuatnya konstitusi baru yang bisa menstransformasi negeri itu.

Pengganti Erdogan pada kursi perdana menteri adalah Menteri Luar Negeri Ahmet Davutoğlu.

Ia dikabarkan merubah Turki menjadi lebih ‘religius’. Salah satunya, mengizinkan para wanita bekerja dan bersekolah memakai hijab, yang sebelumnya dikabarkan dilarang di negara Islam sekuler tersebut.

Saat menjadi Wali Kota Istanbul, ia menjadi terkenal karena ia seorang administratur yang efektif dan populis, membangun prasarana dan jalur-jalur transportasi Istanbul dan pada saat yang sama memperindah kota itu.

Dalam prosesnya ia menjadi politikus Turki yang paling populer.

Prestasi menonjolnya yang sulit dilupakan warga adalah keberhasilan pengadaan air bersih untuk penduduk kota itu, penertiban bangunan, mengurangi kadar polusi dengan melakukan aksi penanaman ribuan pohon di jalan-jalan kota.

Ia juga memerangi praktik prostitusi liar dengan memberikan pekerjaan lebih terhormat kepada wanita muda, dan melarang menyuguhkan minuman keras di tempat umum. (*)

Loading...