Pedoman Sertifikasi Ahli Bahasa

Pedoman Sertifikasi Ahli Bahasa

SHARE

JAKARTA, NEWSBISNIS.COM

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,  mengadakan  Diskusi Tenaga Penyuluh Kebahasaan dan Kesastraan dan Lokakarya Eksternal Pedoman Serifikasi Ahli Bahasa  yang digelar di Hotel Kartika Chandra  Rabu. 11 Juli 2015

Seiring dengan perkembangan yang terjadi di masyarakat, bahass Indomesia sebagai sarana komunikasi pun terus berkembang.

Perkembangan bahasa itu selain
secara alami juga diarahkan oleh para perencana bahasa sgar sejalan dengan ganis haluan kebahassan yang menjadi kebijakan nasional .

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan  Muhajir Efendi mengatakan bahwa perikembanganbahasa Indonesia sebagai bahasa modern dapat selaras dengan tuntutan kebutuhan komunikasi masyarakat dalam berbagai bidang, baik dalam bidang sosial budaya politik ekonomi, hukum, ilmu pengetahuan dan teknologi, komunikasi massa pemerintahn
maupun dalam bidang-bidang yang lain ungkapnya.

Mendikbud juga menambahkam bahwa di  sisi yang lain, masyarakat sebagai pengguna bahasa juga perlu secara terus-menerus ditingkatkan kebanggaan, kecintaan, dan sikap positifnya terhadap bahasa Indonesia.

Peningkatan tersebut akan berdampak pada peningkatan kompetensi berhahasa dan mutu penggunaan bahasa serta pada peningkatan kedisiplinan dan masyarakat dalam penggunaan bahasa Indonesia.katanya

Pada lingkup yang lebith luas
peningkatan sikap yang positif itu juga dapat menjadi titik tolak dalamenjadikan bahasa indonesia sebagai bahasa yang bermartabat sehingga benar-benar dapat menjadi jiwa dan citra bangsa.

Sehubungan dengan itu, Badan Pengembangan darnPembinaan Bahasa sebagai satu satunya lembaga pemerintah yang diberi mandat untuk menangani masalah kebahasaan
dan kesastraan di Indonesia berkewajiban untuk menjaga mutu penggunaan bahasaIndonesia dalam berbagai ranah demi kewibawaan dan martabat bangsa melalui bahasa

Bedan Bahasa berupaya secara terus-menerus untuk meningkatkakompetensi sumberdaya manusianya agar menjadi ahli-shli bahasa yang mumpuni
mengemban tugas dalam menjaga mutu dan kewibawaan bahasa Indonesia.

Hal itu menjadi penting karena merupakan bagian dari upaya pembinaan bahasa dalam berbagai ranah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009.
Selanjutnya, dalam rangka penjaminan mutu tenaga ahli bahasa serta dalam rangka pemberian pelayanan yang optimal dan standar kepada masyarakat, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa harus memiliki Pedoma Sertifikasi Ahli Bahasa, Prosedur
Operasional Standar (POS) Layanan Ahli Bahasa, dan Kode Etik Ahli Bahasa. Ahli bahasa.

yang dimaksudkan dalam konteks ini adalah orang yang memiliki keahlian di hidang kebahasaan dan memenuhi kriteria tertentu yang ditandai dengan sertifikat keahlian yang dikeluarkan oleh Badan Bahasa. Ahli bahasa yang ada di lingkungan Badan Bahasa
meliputi (1) penyuluh bahasa, (2) penyunting bahasa, (3) penerjemah, (4) ahli bahasa peraturan perundang-undangan, dan (5) ahli bahasa dalam tindak pidana.

Saat ini Badan  Bahasa memiliki 175 orang ahli bahasa yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Melalui Lokakarya Pedoman Eksternal Pedoman Sertifikasi Ahli Bahasa ini
para narasumber dan para peserta diharapkan berpartisipasi aktif memberikan masukan guna
penyempurnaan ketiga naskah yang nantinya bermanfaat, tidak hanya bagi Badan Bahasa tetapi juga bagi masyarakat dan lembaga mitra Badan Bahasa yang memerlukan layanan
ahli bahasa. (Erma).

Loading...

LEAVE A REPLY